Intermezzo: sekedar mengingat tunggangan jadul, Old Vixion

Hola masbro & sista,

Artikel intermezzo di weekend ini. Saat saya lagi membuka-buka file gambar lama, saya melihat gambar tunggangan saya jaman dulu yaitu Yamaha Vixion generasi pertama. Terkenang kembali memori singkat bersama motor ini. hehe…

My old Vixion 2008

My old Vixion (1)

Saya meminang motor ini bulan juli tahun 2008 silam. Sedikit demi sedikit saya modif ringan, seperti penggantian ban depan-belakang, disc cakram depan lebar dan pemasangan cakram belakang.

Yamaha Vixion 2008 first gen.

Yamaha Vixion 2008 first gen.

Sayang pada bulan oktober 2008, atau 3 bulan baru dibeli saya mengalami kecelakaan parah di jalan luar kota saat tabrakan dengan bus antar kota. Vixion ini hancur di bagian depannya, saya sendiri patah tulang tangan dan kaki parah, hikss.

Broken Vixion

Broken Vixion

Saya awalnya sayang menjual motor ini walaupun habis kecelakaan. Saya minta tolong adik dan orang tua saya untuk bawa motor ini ke bengkel resmi Yamaha. Diganti shock depan yang patah juga velg, setang, headlamp, dan speedometer. Untungnya bagian rangka ke belakang tidak ada masalah.

Sembari menanti kesembuhan saya coba membeli part-part modifikasi untuk motor ini, walaupun saya masih duduk di kursi roda, boleh dibilang motor ini memberikan saya semangat positif agar tidak down dan meratapi keadaan. Hasrat saya untuk cepat sembuh dan mengendarai lagi motor ini membuat saya tetap semangat. Pertama saya ganti velg dengan ukuran lebih lebar dan ban saya ganti juga. Kemudian knalpot saya ganti dari CLD ke AHM carbon. Speedometer juga saya ganti aplikasi Koso RX1N. Headlamp pakai Honda New Sonic dan sempat juga pakai Headlamp Honda Revo.

My old Vixion (2)

My old Vixion (2)

Kemudian terakhir saya update adalah shock depan pakai upside down variasi Thailand.

My old Vixion (3)

My old Vixion (3)

Sayang pada tahun 2010 akhirnya saya harus merelakan motor ini dijual, karena kondisi saya yang masih belum memungkinkan untuk riding (saya masih memakai pin tulang di tangan dan kaki). Dan orang tua yang menyarankan untuk membeli roda empat saja akhirnya sayapun ikhlas menjual motor ini. Namun saya bertekad bila suatu saat Yamaha akan mengeluarkan motor 250 cc saya akan membelinya untuk menggantikan motor ini. Hingga saat mei 2014 tiba, dan saya inden online Yamaha R25 dan mendapatkan pengganti motor lama saya ini. Suatu janji yang terpenuhi masbro & sista. Lebih dari sekedar tunggangan, motor Vixion lama saya telah menemani saya melewati masa-masa sulit selepas kecelakaan parah yang saya alami. Sekarang R25 yang menggantikan Vixion ini akan saya pertahankan sebisa saya kalau bisa akan saya wariskan ke anak saya kelak.

My Blackshark YZF-R25

My Blackshark YZF-R25

Semoga bermanfaat.

Iklan

16 thoughts on “Intermezzo: sekedar mengingat tunggangan jadul, Old Vixion

  1. Cocuit :3 sama ong kayak ane user vixion, tapi ane new :3 btw, kangbro coba kalo mau nyari fs exhaust avionic keren deh, ningkatin 1,5 hp. Mohon dicoba ya, skalian impressinyaaa. Salam dari lombok

    Suka

  2. Kondisi sama bro…sekarang 4 bulan setelah patah tulang kering dan betis. Baru kemarin si kebo 2010 telah pindah pemilik. Masih ada 250 yg tertinggal digarasi dan sayang untuk dijual. Namun membaca artikel bro seperti waktu 2 tahun untuk si redfi hanya duduk manis digarasi. Yang bro juga bilang betul hobby motor memberi penyemangat recovery. Termasuk beberapa appareal helm, jakets and pants yg belum kepake krn datang setelah kecelakan.

    Bro tolong info alamat email ke daeng.if@gmail.com biar bisa sharing

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s