Review: Avionic Carbon Exhaust for Yamaha R25, power up!

Hola masbro & sista,

Kali ini saya mau mereview salah satu knalpot buatan anak bangsa yang keren, Avionic Carbon Exhaust for Yamaha R25. Knalpot ini sendiri saya pesan langsung ke pembuatnya, hehe… Waktu saya pesan knalpot ini sedang dites agar didapat hasil terbaik. Dari hasil dynotest kenaikan tenaga mencapai 1,5 HP, wow!

Avionic carbon R25 (1)

Avionic carbon R25 (1)

Sebagai patokan untuk dynotest R25 standar adalah hasil dyno yang dilakukan om Leopold (7Leopold7.com) yang menunjukkan tenaga standar adalah 27,63 HP (on wheel).

Dynotest R25 by 7leopold7.com

Dynotest R25 by 7Leopold7.com

Hasil dynotest R25 dengan Avionic carbon exhaust didapatkan hasil terbaik 29,10 HP (on wheel).

Dynotest Avionic R25

Dynotest Avionic R25

Secara tampilan fisik knalpot ini sangat menarik. Dengan bahan carbon kevlar pada silincernya yang bertekstur membuat tampilannya sangar. Lehernya menggunakan 3 step diameter pipa. Bahan pipanya dari stainless, dengan finishing las cacing, keren, terutama pada tekukan leher dari cylinder head, bagus karena tidak ada bending yang menghambat aliran gas buang.

Avionic carbon R25 (2)

Avionic carbon R25 (2)

Bagaimana dengan impresinya? Kebetulan waktu knalpot ini datang besoknya langsung saya pasang dan bawa touring R series Samarinda ke Balikpapan. Kecepatan saat touring sendiri konstan di 60-80 km/jam, namun ada spot track panjang yang bisa saya gali sampai 157 km/jam. Dengan knalpot Avionic, power terasa keluar dari putaran bawah (dimana biasanya putaran bawah standar agak lelet), dan terus menanjak sampai putaran atas. Jadi penasaran pengen dynotest sendiri. Sayang pada saat di Balikpapan, bengkel yang memiliki mesin dynotest sedang rusak unitnya, jadi gagal deh, next time, hehe…

Avionic carbon R25 (3)

Avionic carbon R25 (3)

Kemudian sebelum trackday, si Blackshark saya bawa ke bengkel Sentral Yamaha untuk setting CO. Dari hasil beberapa kali set up saya dapat settingan paling nyaman di CO +4. Saat dibawa trackday saya coba geber sampai redline di sekitar 13,650 RPM. Mesin mudah mengail tenaga di sirkuit pendek ditambah kontur tanjakan dan turunan seperti Kalan. Hanya saat keluar tikungan terakhir saat saya rolling speed tenaga masih terasa mengambang, mungkin karena timing pengapian yang tidak diset / tidak bisa dirubah. Saya coba dengan menambah CO +5, agak lumayan.

Avionic carbon R25 (4)

Avionic carbon R25 (4)

Untuk informasi, R25 saya masih standar dengan ubahan performa baru sebatas ganti knalpot full system. Kedepannya ingin mencoba air filter aftermarket. Semoga bisa menambah performa sedikit dan lebih klop dengan ubahan knalpot.

Overall, knalpot Avionic carbon untuk R25 sangat memuaskan, saya bisa mendapatkan tenaga yang saya butuhkan di putaran bawah namun juga bertenaga di putaran atas. Suaranya sendiri cukup ngebass nyaman di RPM rendah baru teriak di 7000 RPM lebih. Digunakan untuk harian nyaman buat stop n go, buat touring juga nyaman, dan beringas saat trackday, saya selalu melesat keluar tikungan meninggalkan R25 standar, hehe… Mungkin sedikit catatan, akan lebih baik bila sambungan leher knalpot diminimalkan, yang sekarang terdiri dari 3 bagian, kemungkinan kebocoran gas buang dari sambungan antar pipa bisa saja terjadi. Lebih baik bila dijadikan 2 bagian saja atau kalau perlu 1 piece saja. Namun konstruksi 3 pieces seperti ini memudahkan instalasi, tidak perlu melepas fairing, mudah.

Berikut video tes knalpot Avionic Carbon for R25, silahkan disimak masbro & sista.

Semoga bermanfaat.

 

Iklan

12 thoughts on “Review: Avionic Carbon Exhaust for Yamaha R25, power up!

  1. bro, apa gak takut kena operasi zebra/ditilang polisi? kan bagi polri, asal dilihatnya itu knalpot gak standar pabrik (bodo amat meski ada DB-Killer) langsung ditilang, Tanpa Kompromi!!!

    Suka

    • Sebenarnya sih aturannya sudah ada ambang batas kebisingan yang diperbolehkan ya masbro, sayangnya saat eksekusi di lapangan kadang (mohon maaf) sesuai impresi dari aparat berwenang, jadi ya kita tidak bisa apa-apa 😦 …. khawatir iya, tapi so far aman saja, saya sering lewat razia ngga pernah disetopin, karena knalpot ini adem koq suaranya 😀

      Suka

  2. ane juga pake nih knalpot bro, overall adem dah suaranya, ngebass n nyaman dikuping, gak kalah sama sendalpot import. Lumayan mengobati rasa kecewa krn cat yg ngelotok nih…

    Suka

  3. Just info.. beberapa hari yg lalu teman make knalpot ini riding sejauh 40km ..tutup belakang nya mbrojol dah glasswoll berhamburan kemana2.. kayaknya ttup belakangnya gak kuat hanya di lem dan paku tembak.. harga agak mahal tp kualitas kya buatan kota P saja..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s